Penerapan Strategi Pemasaran

Posted by Yanuar Gajaksahda Kamis, 28 Mei 2009 0 komentar
Dalam strategi pemasaran ada beberapa hal yang sering dikatakan oleh para ahli pemasaran, yaitu 4P atau 5P.

1. PRODUK
Mengapa produk dimasukan dalam sebuah strategi dalam pemasaran? Karena pada intinya produk merupakan suatu hal yang akan dipasarkan, sehingga pemasar akan menggunakan produk tersebut untuk melakukan strategi pemasaran.

Dalam bidang produk, kita harus memberikan nilai lebih yang dibutuhkan oleh konsumen, atau membuat produk yang sesuai dengan segmen pasar yang ingin kita tuju. Misal kita ingin jual suasana cafe dengan segmentasi ke pebisnis, maka suasana yang nyaman dan mendukung kegiatan bisnis merupakan nilai lebih.

Dalam produk kita harus tahu: kelemahan dan keunggulan produk tersebut. Setelah itu kita bisa mengetahui apakah produk tersebut merupakan kebutuhan konsumen atau tidak. Jangan sampai keunggulan produk yang kita miliki, tidak sesuai dengan keinginan pelanggan. Mis: Kita punya usaha rumah makan yang segmentasinya keluarga dengan tingkat pendapatan kebawah, untuk memberikan nilai lebih maka rumah makan tersebut menyajikan pertunjukan life musik dengan harapan pengunjung dapat menikmati suasana rumah makan.

Hal tersebut sangatlah tidak efektif, karena pertunjukan musik tidak begitu dibutuhkan oleh konsumen keluarga kecil. Mereka lebih membutuhkan tempat bermain untuk anak - anaknya. Jika usaha rumah makan anda memiliki segmen ke anak muda, mungkin hal tersebut bisa menjadi nilai tambah bagi produk anda.


2. PROMOSI
Penerapan strategi promosi dalam pemasaran berguna untuk :
  • Memberikan informasi perusahaan
  • Menarik minat konsumen
  • Memberikan nilai lebih bagi perusahaan
  • Meningkatkan penjualan
Dalam siklus bisnis, kita biasa mengenal : permulaan, pertumbuhan, pengembangan, kejayaan, stagnan dan penurunan. Demikian juga dengan konsumen, terdapat siklus dalam membeli.

Perkenalan : masa perkenalan ini masa dimana konsumen belum mengetahui tentang produk kita. Dalam siklus ini, kita harus menjelaskan keunggulan produk, harga, company profile, dll.
Dalam masa ini biasanya strategi promosi ini berguna agar konsumen mau untuk mencoba / tertarik dengan produk kita.

Tertarik tidaknya konsumen, biasanya berngkat dari : nilai produk, fungsi produk, strategi penawaran, strategi promosi ( benefit lebih yang dibutuhkan ). Sehingga keunggulan produk harus sesuai dengan keinginan konsumen, dan dijelaskan dalam strategi promosi awal.

Mencoba Membeli : Setelah tertarik, biasanya seorang konsumen akan membeli dengan kapasitas sedikit atau mencoba untuk produk ini. Jika harga produknya sangat terjangkau, maka biasanya semakin besar konsumen dalam mencoba untuk membeli produk tersebut.

Di masa ini juga, tingkat keberhasilan dilihat pada cara penawaran dari tenaga penjual kita dan strategi penjualan perusahaan. Semakin baik cara menjualnya, maka semakin banyak konsumen yang melakukan pembelian, sehingga diharapkan semakin banyak konsumen yang menajdai pelanggan. Awal pembelian, bukan merupakan patokan / ukuran dalam menilai penjualan kita. Karena pada umumnya konsumen akan melakukan pembelian jika belum mengetahui ttg produk kita, namun setelah pernah mencoba maka konsumen akan menseleksi produk.

Experience ( Pengalaman )
Setelah membeli, produk tersebut akan dicoba dan dibanding - bandingkan dengan produk yang telah konsumen gunakan, atau dengan produk pesaing. Dalam tahap ini, biasanya konsumen menilai keunggulan, kelemahan, nilai lebih yang sesuai dengan prilaku mereka. Untuk itu, dalam pengalaman pertama ini, sangat mempengaruhi konsumen untuk menjadi pelanggan.


Meningkatkan pembelian :
Setelah kita melaksanakan strategi promosi untuk perkenalan produk, maka selanjutkan membuat strategi promosi untuk meningkatkan penjualan.

Saran: bagi anda pemilik usaha, sebisa mungkin dapat menerapkan satrategi promosi atau publikasi untuk perkenalan usaha anda. Jangan samapai hal ini diabaikan, kecuali jika anda bisa menggunakan kekuatan jaringan (relasi atau link) anda.


3. Place (Tempat) / Distribusi
Pendistribusian produk berguna untuk mendekatkan produk kita dengan konsumen. Jika produk merupakan kebutuhan sehari - hari, maka sebisa mungkin dekat dengan lokasi tempat tinggal mereka. Jika produknya toko, warung, atau tempat, maka pendistribusiannya adalah pemilihan letak lokasi yang mendekati dengan segmentasi pasar yang kita tuju.

Pendistribusian produk - produk kebutuhan sehari - hari, biasanya menggunakan tenaga salesman dengan jadwal kunjungan ke outlet-outlet setiap harinya.

Penjelasan lengkap bagaimana cara pendistribusian produk, dapat dilihat disini.


4. Price ( Harga )
Dalam penentuan harga ada dua hal yang bisa menjadi pertimbangan kita, yaitu :
1) Dilihat dari segi produksi. Biaya melalui biaya HPP + prakiraan biaya operasional +
keuntungan yang ingin kita capai.
2) Harga yang sudah ada dipasaran atau harga pesaing.

Kita bisa melakukan dengan mengambil 2 pertimbangan diatas dalam penentuan harga. Jika pesaing kita memberikan harga 10rb, sedangkan kebutuhan anggaran biaya kita mencapai 11rb. Maka kita bisa memberikan harga 12rb dengan meningkatkan pelayanan.

Dalam penentuan harga tersebut, dijelaskan juga untuk pemberian harga untuk Pengecer, Grosir, Distributor, dll. Atau menghitung dengan jumlah pembelian. Ini harus dilakukan untuk produk kebutuhan rumah tangga atau makanan ringan.

5. Packaging ( Kemasan )
Strategi kemasan produk merupakan nilai lebih yang diberikan sebuah produk, selain itu juga strategi kemasan dapat meningkatkan brand image yang dibangun perusahaan. Belakangan ini strategi kemasan masuk pada strategi utama yang dilaksanakan perusahaan, karena prilaku konsumen di Indonesia sangat memperhatikan kemasan yang menarik. Sehingga sangat berpengaruh terhadap peningkatan penjualan suatu produk.

Saat ini banyak produk - produk yang kualitasnya tidak bagus, tapi karena dikemas dengan menarik dan terlihat elegan, maka nilai penjualannya bisa meningkat. Bahkan kegiatan diferensiasi suatu produk, bisa dilahirkan dengan pergantian kemasan yang lebih nyaman.

Baca Selengkapnya ....

Desain Murah membuat kaos buat para fans MU

Posted by Yanuar Gajaksahda Rabu, 20 Mei 2009 0 komentar
Desain Murah melalui brand KICK, saat ini tengah memproduksi kaos buat para penggemar Klub Manchester United di Yogyakarta. Kaos ini didesain khusus untuk nonton bareng pada saat final Piala Champion 2009 Tgl 27 Mei 2009, atau hari Rabu Minggu Depan. Pertandingan ini antar Klub Barcelona vs Manchester United.

Desain kaos ini sebenaranya adalah pesanan dari salah satu komunitas penggemar MU di Jogja, namun kaos ini diperuntukan penggemar MU lainnya. Desain ini juga sangat sederhana, dengan tulisan Manchester di blok dengan gambar red devil.


Gambar Kaos MU warna Merah untuk MU Lovers Djogdja






Untuk hasil desain lainnya anda bisa melihat di :
www.desainkubagus.blogspot.com

Baca Selengkapnya ....

Menentukan bisnis bagi pebisnis pemula.

Posted by Yanuar Gajaksahda Sabtu, 16 Mei 2009 0 komentar
Ada seorang calon pebisnis yang ingin membuka usaha, namun dia bingung mau usaha apa dan bagaimana caranya. Untuk itu, disini saya ingin membantu sedikit untuk menentukan usaha apa yang cocok dan sesuai dengan keinginan anda.

Pertama - tama buatlah daftar atau tulisan berikut ini :

Informasi dari Klien / calon pemilik bisnis

1. Keahlian : tidak tahu.

2. Minat bidang : Food and beverage
Internet Marketing
Fotografi
Jula Beli Produk

3. Rencana Lokasi : Yogyakarta

4. Alokasi Dana 1. Maks. 20jt
2. Maks. 5jt

5. Pengalaman bisnis yang sama :
- Kedai Cherry ( Cafe )
- Jualan Pulsa Grosiran
- Franchisor Buger
- Investasi bidang Pertanian (Kentang)
- Trader Forex

6. Keinginan usaha sebelumnya.
- Juice Buah
- Café Shop
- Kukentang ( penjualan kentang goreng dengan modifikasi produk )
- Penjul / Jual Beli ATK
- Penjual / Jual Beli Babyshop



Analisa Usaha yang akan dibuka nanti :
1. Bidang Makanan.
- Kelemahan
a. Usaha makanan tergantung dari produksinya / juru masak. Sedangkan pemilik tidak bisa memasak.
- Kelebihan
a. Memiliki minat yang besar dalam bidang ini.
b. Memiliki pengalaman dalam bisnis sebelumnya

2. Bidang Jual Beli Produk
- Kelemahan:
a. Pengalaman belum ada.
b. Analisa Pasar / Peluang usaha yang potensial.
- Kelebihan
a. Minat dalam bidang ini.
b. Memiliki akses dalam produsen atau kulakan produk.


Alternatif yang diambil

1. Usaha apa saja yang ada dan berpotensial dengan dana maks. 5 jt. dan maks. 20 jt
- Juice Buah : Maks. 5jt
- Café / Warung Kopi : Maks. 5jt dan Maks. 20jt
- Warung Pecel Lele : Maks. 5jt
- Warung Pecel Madiun : Maks. 5jt dan Maks. 20jt
- Kentang Goreng : Maks. 5jt
- Franchisee Minuman : Maks. 5jt
- Jualan Burger : Maks. 5jt dan Maks. 20jt
- Grosiran Snack : Maks. 5jt
- Jamu Tradisional : Maks. 5jt dan Maks. 20jt
- Outlet Minuman Herbal :Maks. 5jt
- Warung makan dengan spesifik lainnya : Maks. 5jt dan Maks. 20jt


2. Alternatif Bidang lainnya
- Digital Printing : Maks. 5jt dan Maks. 20jt


Target Pembukaan Usaha :
Akhir Juni 2009


Waktu yang dibutuhkan untuk merencanakan bisnisnya :

1. Penetapan salah satu bidang bisnis : 1 minggu
2. Perencanaan Bisnis
· Survey Pasar : 1 Bulan
· Analisa : 1 Minggu
· Program/Strategi bisnis : 2 Minggu
· Persiapan Bisnis : 1 Bulan
3. Launching

TOTAL Waktu perencanaan yang dibutuhkan = 3 Bulan


Saran dan Kesimpulan :
1. Jika ingin membuka usaha dengan dana sekitar 20jt, maka sebaiknya ditunda dari target pembukaan sebelumnya.
2. Jika ingin membuka dengan dana maks. 5jt maka perencanaan bisa dipersempit lagi waktunya.
3. Penetapan bisnis yang ingin dilakukan nanti, berdasarkan analisa SWOT ( Kekuatan, Kelemahan, Ancaman dan Peluang )
4. Jika sudah memiliki keyakinan membuka suatu bisnis, akan lebih mudah untuk merencanakan bisnisnya.


Gambaran diatas hanyalah sebuah alat bantu dalam menentukan pilihan bisnis kita, selain itu anda juga bisa melihat dan menganalisa peluang - peluang bisnis yang lainnya. Namun jangan lupa, pada tahap penelitian awal (ketika anda menganalisa peluang) dapatkan informasi yang sejelas - jelasnya dan baik buruknya. Sehingga keputusan dapat dibuat secara obyektif.

Semoga dapat membantu anda, Salam Entreprenuer.
Yanuar Gajaksahda

Baca Selengkapnya ....

Analisa Keuangan Bisnis Cafe

Posted by Yanuar Gajaksahda Minggu, 10 Mei 2009 0 komentar

Bagi anda yang masih awam terhadap masalah keuangan, berikut ini bisa dijadikan referensi dalam menentukan atau menganalisa biaya Investasi dalam berbisnis di bidang Café atau Rumah Makan.

Dalam manajemen keuangan sebuah usaha ada beberapa hal yang harus anda perhatikan secara umum. Yaitu : Laporan Arus Kas, Laporan Laba Rugi dan Neraca. Arus Kas merupakan laporan keuangan yang artinya laporan dana kas perusahaan yang tersedia. Atau bisa juga disebut pencatatan transaksi keuangan yang menggunakan uang tunai. Laporan laba rugi merupakan laporan yang memuat keuntungan perusahaan secara keseluruhan, tanpa melihat dana yang tersedia. Lap. Neraca merupakan laporan keuangan yang melihat keseimbangan asset usaha dengan kewajiban yang menjadi tanggungan.

Jika kita ingin memperhitungkan BEP ( Break Event Point ) atau Analisa Titik Impas dalam usaha, maka Analisa Laba Rugi yang harus kita lihat agar dapat menentukannya. Namun jika kita ingin menghitung tingkat pengembalian atas investasi kita (Return of Investment), maka kita harus memperhatikan Analisa Neraca Usaha.

Dalam laporan keuangan laba rugi, berikut ini pos - pos yang perlu diperhatikan :

1. Pendapatan Penjualan
Hasil pendapatan ini bisa berasal dari penjualan produk inti dari bisnis tersebut atau penjualan dari produk sampingan bisa juga dinamakan penjualan lain – lain. Contoh penjualan produk inti : Bisnis anda adalah Café, produk yang anda tawarkan adalah minuman dan makanan. Jika terjadi penjualan terhadap makanan dan minuman maka itu dimasukan dalam penjualan produk inti dari bisnis anda.

Nahh.. yang dinamakan produk sampingan atau lain – lain adalah, jika café anda tersebut melakukan penjualan meja dan kursi ( untuk melakukan pembaharuan atau pergantian interior café ), maka hasil penjualan meja dan kursi itu dikatagorikan masuk penjualan sampingan. Atau anda melakukan kerjasama dengan perusahaan biodiesel untuk menjual minyak goreng bekas, hasil penjualan minyak goring bekas itu dimasukan dalam penjualan lain – lain atau dikatagorikan penjualan produk sampingan.

2. HPP ( Harga Pokok Penjualan )
Harga Pokok Penjualan bisa diartikan Biaya yang harus anda keluarkan sebelum produk tersebut dijual. Jika di Café, HPP yang ada perhitungkan pada umumnya adalah : pembelian minuman sachet, gula pasir, bahan baku ( bumbu dapur ), dll. Ini tergantungd ari jenis makanan atau minuman yang ingin di tawarkan.

3. Biaya Operasional
Biaya operasional menyangkut : Gaji karyawan, Biaya Overhead ( listrik dan air ), Biaya penyusutan, biaya dibayar dimuka / biaya sewa ( biasanya biaya sewa tempat ), Biaya Promosi atau iklan, biaya administrasi usaha ( nota-nota, kertas lainnya untuk usaha ).



Sample LAPORAN LABA RUGI periode 1 bulan

Pendapatan Penjualan
1. Penjualan Minuman
2. Penjualan Makanan
3. Penjualan Merchandise
4. Penjualan Lain – Lain
TOTAL OMSET

HPP ( Harga Pokok Penjualan )
1. Pembelian Minuman Sachet
2. Pembelian Bumbu Dapur
3. Pembelian Es Krim
4. Pembelian Gelas Kemasan Plastik
5. Pembelian Merchandise
6. Pembelian Lain – lain.
TOTAL HPP

Biaya Operasional Usaha
1. Gaji Pegawai
2. Administrasi Usaha ( nota penjualan )
3. Biaya Sewa ( Sewa Bangunan )
4. Biaya Penyusutan ( Peralatan dan Mesin )
5. Biaya Pemeliharaan ( Bangunan, Meja, Kursi, Interior )
6. Biaya Iklan dan Promosi
7. Biaya Overhead ( Listrik, Air dan Telphone )
8. Biaya Langganan ( Majalah dan Internet )
Total Biaya Operasional

Laba / Rugi Bersih sebelum pajak

Pajak Penghasilan

Laba / Rugi bersih setelah pajak


Perhitungan BEP
Pada umumnya orang mengatakan bahwa BEP adalah pencapaian titik nol ketika kita berinvestasi, sehingga diharapkan setelah titik nol tersebut kita dapat meraih keuntungan dari investasi kita. Dan dihitung berdasarkan waktu bulan atau tahun. Mis : dengan membuka usaha café kita memerlukan dana investasi Rp 50jt, dengan diproyeksikan rata – rata laba bersih per bulan Rp 5jt. Maka kita bisa menghasilkan BEP dalam waktu : 10 bulan.

Analisa Break Event Point = _ __ Biaya Investasi yang dikeluarkan ____ = …….. Bulan
Laba Bersih setelah pajak / Bulan

Baca Selengkapnya ....

Potensi Pupuk Organik Pupuk Kascing

Posted by Yanuar Gajaksahda Jumat, 01 Mei 2009 6 komentar
Saat ini para penggarap tanah masih menggantungkan pupuk anorganik (pupuk buatan) untuk tanaman mereka. Pupuk anorganik memang dapat meningkatkan hasil panen secara cepat. Namun disamping harganya mahal, apabila sering menggunakan pupuk ini, tanah akan menjadi keras dan miskin akan hara dan tanah tidak dapat menghisap air.

Jadi bila digenangi air tidak dapat dapat meresap kedalam tanah, sehingga akar tanaman sulit menyerap hara dan ini akan mengganggu pertumbuhannya, tanaman menjadi kerdil demikian pula hasil panennya akan merosot.

Untuk dapat ditanami kembali, tanah harus menggunakan pupuk yang semakin hari semakin meningkat jumlah keperluannya. Tanah yang sering diberi pupuk anorganik lambat launakan menjadi asam dan untuk memperbaikinya diperlukan pengapuran, sehingga memerlukan tambahan biaya.

Sekarang sudah banyak para penggarap tanah yang sadar untuk kembali kesifat alami, yaitu menggunakan pupuk organik untuk menggarap tanamannya. Sehubungan dengan itu banyak sekali pabrik-pabrik pembuat pupuk organik. Karena dibuat dengan menggunakan alat-alat yang canggih, maka harga produksinya pun menjadi mahal.

Padahal bila kita beternak cacing tanah, akan dapat menghasilkan pupuk organik bermutu tinggi yang popular dengan istilah kascing atau bekas cacing, bahasa internasionalnya castings. Kascing adalah kotoran (faeces) cacing tanah, mengandung hampir semua unsur yang dibutuhkan oleh tanaman dan dapat langsung dipergunakan , tidak perlu menunggu lama-lama. Dengan ddemikian beternak cacing disamping mendapatkan hasil dari cacingnya sendiri juga dapat mendapatkan tambahan dari penjualan kascingnya.

Struktur tanah yang telah rusak yang diakibatkan oleh penggunaan pupuk anoganik dapat dikembalikan secara perlahan-lahan dengan kascing. Kascing disamping mengandung hampir semua unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, juga bersifat hidrokopis yang mengakibatkan tanah disekitarnya menjadi lembab dan gembur, menghidupkan micro organisme yang berguna bagi tanaman, sehingga tanaman menjadi subur.

Kascing mempunyai kelebihan yangtidak dimiliki oleh pupuk anorganik (buatan) yaitu : dapat memperbaiki struktur tanah , baik struktur biologi, kimiawi serta fisikanya. Kascing dapat menambah kandungan humus atau bahan organik, ini disebabkan C/N nya rendah. Kascing dapat memperbaiki jasad renik tanah, dan dapat menambah usur hara makanan yang dibutuhkan tanaman.

Kascing merupakan pupuk organik, namun kascing mempunyai kelebihan dari pupuk organik lainnya disebabkan kascing mempunyai hampir semua unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman dan unsur makronya lebih tinggi, besifat netral dengan PH rata-rata 6,8. Dengan demikian nilai tambah dari kascing, mutunya lebih baik dan penggunaannya menjadi lebih sedikit.

Kandungan zat hara pada kascing yaitu :
C : 20,20 % Zn : 3,35 mg/100g
N : 1,58 % Mg : 21,80 mg/100g
P : 70,30 mg/100g Fe : 1,35 mg/100g
K : 21,80 mg/100g Mn : 66,15 mg/100g
Ca: 34,99 mg/100g Bo : 3,43 mg/100g

Disamping itu, kascing juga mengandung hormon pengatur tumbuh tanaman antara lain : giberelin, sitokinin, dan auxin. Itulah sebabnya kascing dapat menyuburkan tanaman dan juga dapat memperbaiki kualitas tanaman.


ANEKA RAGAM MANFAAT KASCING

Kascing sebagai pupuk akar
Pupuk akar yang dimaksud adalah pupuk yang diberikan ke akar langsung baik dengan cara dibenamkan atau ditaburkan. Cara pemberian kascing untuk tanaman yang baru dipindah atau tanaman dalam pot.Letakkan kascing dibawah akar tanaman sebanyak 200 – 400 gram. Pemberian kascing berikutnya selang 45-60 hari.

Untuk tanaman yang sudah tinggi atau tanaman tahunan, gali melingkar pohon tepat dibawah tajuk ( bayang-bayang daun), masukkan kascing 500 – 1000 gram. Pemberian pupuk berikutnya selang 3 bulan.

Untuk tanaman semusim cukup diberikan kascing 3 kali selang 45 hari. Pemakaian secara umum setiap 1 kg kascing untuk 1-2 m2. Pemakaian kascing yang berlebihan tidak akan mematikan tanaman, bahkan leih baik dan penggunaan pupuk anorganik dapat ditiadakan.


Kascing sebagai pupuk daun
Pupuk daun ialah pupuk yang diberikan (disemprot/disiram) langsung ke daun. Cara penggunaan kascing untuk pupuk daun, kascing terlebih dahulu direndam ke dalam air, setiap 1kg kascing dapat direndam dengan 10 liter air kemudian diaduk merata dan diamkan sehari semalam dan sering diaduk.

Air rendaman kascin berwarna coklat muda, bila airnya bewarna coklat tua dan kehitam-hitaman berarti kascingnya tidak murni atau masih bercampur dengan media dan pakan cacing yang umumnya menggunakan kotoran ternak. Saat mau menggunkan, saring terlebih dahulu, dan airnya dapat disemprotkan atau disiramkan langsung ke daun. Ampasnyamasih dapat direndam lagi untuk dipergunakan hari berikutnya.

Apabila air rendaman kascing sudah jernih, berarti sudah tidak dapat dipergunakan sebagai pupuk daun. Ampas sisa rendaman dapat diberikan ke akar tanaman, walaupun sudah berkurang kandungan zat haranya, namun masih dapat menggemburkan tanah sebagai humus. Pupuk daun ini cocok untuk sayur-sayuran, cabai, dan anggrek.


Kascing sebagai perikanan
Dengan menggunakan kascing, kolam atau tambak akan menjadi lebih subur dan tidak beracun. Ini disebabkan plankton-plankton dalam kolam akan tumbuh subur, sehingga hasilnya akan lebih banyak dan khusus untuk bandeng, hasilnya bandeng tidak berbau lumpur.

Pada umumnya cara penggnaan kascing ialah setelah kolam atau tambak dikeringkan kurang lebih 5 – 7 hari, digenangi airsetinggi 5cm selama 3 hari. Kemudian dasar kolam dicangkul supaya menjadi lumpur, setelah itu tebarilah kascing 1kg setiap 1m2 dan biarkan selama seminggu baru diisi air. Kolam siap ditebari ikan. Kascing juga dapat dipergunakan untuk pakan ikan sebagaipengganti pellet, dengan demikian dapat menghemat biaya pemeliharaan.


Kascing sebagai media jamur
Kascing dapat dipergunakan sebagai campuran media untuk pembuatan jamur, terutama jamur merang dan jamur tiram. Jamur pada umumnya memerlukan zat-zat seperti yang diperlukan tanaman, misalnya : N, P, K. Sedangkan kascing mengandung semua unsur-unsur tersebut, bahkan kandungannya lebih tinggi sehingga akan menghasilkan jamur yang lebih banyak dan besar-besar.

Baca Selengkapnya ....
TRANSMOJO Tour and Travel support Hotel Murah di Jogja - Original design by Bamz | Copyright of Gajaksahda.

Bisnis Bidang apa yang ingin diulas di blog Gajaksahda

Cari Blog Ini

Google+ Followers