Belajar Mengelola Kantin di Jakarta

Posted by Yanuar Gajaksahda Kamis, 19 Februari 2009 12 komentar
Pengalaman saya dalam membantu saudara untuk menangani usaha kantin di Jakarta minggu kemarin, bagi saya sangat bermanfaat sekali. Dari situ saya bisa mengambil banyak pelajaran yang harus dipersiapkan jika kita ingin membuka usaha kantin, terlebih di areal foodcourt ( tempat
makan yang memiliki beberapa outlet ) baik mall, kampus, sekolah, kantoran, atau dimana saja.

Untuk itu, disini saya ingin sharing dengan semuanya mengenai usaha perkantinan terutama di daerah Jakarta, namun tidak menutup kemungkinan untuk usaha kantin di daerah lainnya.

Saudara saya bernama Ibu Utik, yang sudah menggeluti usaha makanan lebih dari 20th. Sebelumnya ia pernah menangani Suplai Masakan ke Hotel ataupun menjadi manager bagian Cafetaria. Dari beliau saya banyak belajar mengenai cara penanganan usaha kantin atau rumah makan, walau saya sebenarnya tidak begitu ahli dalam bidang kuliner dan hanya bisa makannya saja. Hehehe....

Berikut pelajaran tips bisnis kantin yang bisa saya jelaskan :

  1. Sebelum membuka usaha kantin, sebaiknya kita memiliki jenis makanan yang berbeda dan memiliki citra rasa yang unik.
  2. Produk sangat menjadi pilihan utama sebelum memutuskan membuka kantin, untuk itu sebaiknya anda perhatikan : apakah ingin menawarkan salah satu produk yang spesial (seperti gudeg jogja, soto betawi, ketoprak, pecel madiun ) atau menawarkan berbagai jenis masakan ( sayur mayur ditambah lauk, seperti: ayam, tahu, tempe, telur, dll )
  3. Untuk menjaga citra rasa, anda juga harus memiliki pengetahuan bagaimana cara perawatannya hingga bisa bertahan beberapa waktu.
  4. Untuk produk yang tidak bisa bertahan lama, sebaiknya anda hindarkan dulu ( jika anda baru memulai usaha ini ), karena akan sulit untuk mengelolanya dan bisa menyebabkan kerugian.
  5. Untuk mendapatkan lokasi yang baik, sebaiknya anda mencari informasi di gedung2 perkantoran, sekolah, kampus, dinas pemerintahan, mall atau supermarket.
  6. Untuk pemilihan lokasi, sebaiknya anda survey dulu di lokasi yang akan anda tempati pada jam-jam berikut : pagi sekitar jam 7-8, jam 11 - 14 siang dan jam 16-18 sore. Ini untuk mengetahui kepadatan pengunjung di lokasi tersebut.
  7. Anda bisa menghitung berapa besar pangsa pasar yang anda miliki di tempat tersebut. Anda bisa bertanya, berapa jumlah orang yang ada di tempat tersebut. dan kira2 berapa orang yang makan di tempat tersebut. Jadi bisa anda perkirakan berapa jumah porsi yang harus dijual untuk awal usaha.
  8. Pada umumnya, sesuatu hal yang baru pasti akan dicoba oleh konsumen. Inilah titik yang menentukan langkah anda. Apakah anda bisa menjaga konsumen yang membeli ke tempat anda atau tidak, untuk itu jagalah pelayanan dan citra rasa anda sebaik mungkin.
  9. Untuk masalah minuman, anda bisa menawarkan jenis minuman khusus atau minuman pada umumnya. Seperti : minuman instan ( sachet ), teh, kopi, susu kental, susu bubuk, dll. Jenis minuman pada umumnya anda bisa saling berbagi dengan kantin sebelah jika kehabisan bahan baku.
  10. Untuk sistem administrasi usaha kantin, yang paling anda perhatikan adalah sistem stock bahan, lap.penjualan dan lap.arus kas ( keluar masuk uang ).
  11. Strategi pemasaran yang digunakan untuk usaha perkantinan bisa berupa pembagian brosur, dekorasi kantin yang unik, banner/papan nama, strategi penawaran untuk penjaga kantin ( diusahakan penjaga tidak hanya diam menunggu pembeli, namun lebih menawarkan dan menjelaskan masakan - masakan yang kita miliki ke setiap calon konsumen yang datang).
  12. Untuk mendapatkan produk lainnya, anda bisa melakukan kerjasama dengan pembuat masakan. Hal ini memudahkan anda dalam melakukan penawaran tanpa harus repot. Namun perhatikan sistem kerjasamanya, biasa awalnya hanya titip jual. Setelah berjalan bisa langsung pembayaran penuh pada order berikutnya.
  13. Sebaiknya anda memiliki target penjualan setiap harinya, dengan asumsi jumlah pangsa pasar di lokasi tersebut. Target anda menentukan berkembang atau tidaknya usaha anda.
  14. Jumlah karyawan yang anda perlukan untuk setiap kantin, biasanya 2 orang. Jika anda baru memiliki 1 outlet, sebaiknya kelola sendiri dulu bersama istri/suami/kakak/saudara. Setelah bertambah outlet, maka anda bisa membuka lowongan untuk orang lain. Ingattt.. walau dijaga oleh orang lain, sebaiknya masalah keuangan tetap anda pegang sepenuhnya. Jangan dilepaskan dahulu ke karyawan anda.
  15. Sistem laporan setiap hari harus anda terapkan untuk semua outlet anda ( jika memiliki lebih dari 1 outlet ), terutama laporan stock, lap. penjualan dan laporan arus kas.
  16. Jika anda sudah mulai terbiasa dengan 1 outlet kantin, sebaiknya anda mencari lokasi outlet lainnya. Ini untuk mengembangkan dan menambah keuntungan kantin anda.

Semoga beberapa masukan saya tadi bisa menambah anda semangat dalam membuka usaha kantin dimana pun. Yang paling penting, anda survey, rencanakan, sebelum memutuskan membuka kantin. Namun hal tersebut jangan menjadikan anda tambah pusing hingga tidak jadi membuka usaha kantin.

Baca Selengkapnya ....

Pemasaran tidak sama dengan penjualan

Posted by Yanuar Gajaksahda Jumat, 06 Februari 2009 0 komentar
Suatu ketika saat saya sedang sharing mengenai bisnis dengan beberapa teman, ketika itu salah seorang temanku meminta saran kepadaku untuk mengembangkan usahanya. Dengan bersikap ingin membantu, akhirnya aku menanyakan beberapa hal.

" Bagaimana strategi pemasaran yang kamu lakukan " kataku.
" yahhh.. biasalah, cuma menjual ke beberapa tempat" ujarnya.

Saya sedikit tidak mengerti, akhirnya saya tanyakan kembali " Segmen apa yang kamu pilih, dan bagaimana promosinya " tanya ku kembali.

Dia sedikti agak kebingungan dalam menjawabnya. Kemudian saya sedikit menjelaskan " Dalam pemasaran kan ada segmentasi, promosi atau publikasi, distribusi, dan macam2. Nahh.. apa saja yang telah kamu lakukan selama ini " jelasku.

" Pokoknya saya pasarkan produk saya ini ke berbagai tempat dengan menggunakan marketing saya. Bahkan ada yang sampai ke pelosok desa " jelasnya dengan bersemangat.

Saya sedikit tersenyum dengan jawabannya. Dalam hati saya berpikir, bahwa teman saya ini belum mengetahui bagaimana memasarkan produk ke pasar / konsumen. Dan tidak mengerti bagaimana cara memasarkannya. Dia hanya mengetahui cara menjualnya, namun tidak mengetahui segmen mana yang dituju, promosi apa yang digunakan, bagaimana pendistribusian produk ke konsumen, dan lain sebagainya.

Disini, saya hanya ingin sharing saja tentang bagaimana sebaiknya anda bertindak jika anda memiliki produk dan ingin meningkatkan omset.

Pada umumnya pebisnis mengatakan pemasaran adalah penjualan, namun bagi saya pemasaran tidak sama dengan penjualan. Kegiatan pemasaran tidak hanya menjual, tetapi lebih luas lagi lingkupnya. Pemasaran bertanggung jawab terhadap penjualan, pasar, konsumen, pedagang/agen, image, dan lain sebagainya. Namun tidak banyak orang mengetahuinya.

Untuk itu, bagi anda yang masih awam terhadap bidang pemasaran. Berikut sedikit penjelasan dari saya mengenai pemasaran produk.

Sebelum produk anda dipasarkan ke konsumen, sebaiknya anda harus mengetahui producct knowlage ( informasi yang berkaitan produk ).
1. Bagaimana karakter produk tersebut (tahan lama atau tidak, sering digunakan atau tidak, dll)
2. Apa saja keunggulan dan kelemahan produk tersebut dibandingkan produk pesaing.
3. Siapa saja yang menggunakan produk tersebut.
4. Bagaimana cara penggunaannya.
5. Bagaimana keunggulan produk pesaing lainnya.

Setelah anda mengetahui dengan jelas, selanjutnya anda melakukan penelitian ke pasar atau konsumen, agar anda mengerti bagaimana keadaan pasar produk tersebut saat ini, sebelumnya dan perkembangan kedepan. Kemudian anda juga harus mengetahui apa yang diinginkan konsumen terhadap produk tersebut, apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang dalam penggunaan produk tersebut. Dan informasi lainnya mengenai karakter konsumen.

Mungkin bagi anda yang sudah terbiasa berbisnis secara langsung, beberapa hal diatas membuat anda sulit untuk melakukannya. Atau mungkin terlalu teoristis / prosedural, sehingga sulit untuk diterapkan. Namun, jika anda menjalankan satu per satu dengan perlahan - lahan, anda pasti bisa melakukannya.

Kenapa 2 hal tersebut diatas harus anda lakukan?? jawabanya untuk menunjang segala strategi dan kebijakan pemasaran yang akan anda jalankan. Apa bisa kebijakan pemasaran dilaksanakan jika kita tidak mengetahui keadaan konsumen? atau kita hanya mengira - ngira saja tentang keinginan konsumen. Alhasil, sekuat apapun usaha kita, hasil penjualannya kurang/tidak mencapai yang diinginkannya.

Setelah anda mengetahui info produk dan mengetahui keadaan pasar, anda sekarang bisa membuat program atau strategi pemasaran untuk produk anda. Berikut langkah - langkahnya :

1. Buat segmentasi pasar produk anda, dan pilih yang sesuai image produk anda.
- Ini sangat penting agar kita bisa memaksimalkan hasil penjualan. Sehingga segala alat - alat
pemasaran dapat kita efektifkan.
- Anda bisa menentukan segmentasi berdasarkan hasil penelitian sebelumnya, dengan demikian
anda tidak perlu mengira - ngira lagi.
- Dalam menentukan segmentasi, anda kadang dihadapkan pada sebuah perbedaan yang sangat
tipis, sehingga membingungkan anda. Untuk itu, anda harus jelaskan secara detail konsumen
anda.

2. Setelah itu anda membuat program 5P ( produk, promosi, place/distribusi, price/harga, Packaging/kemasan )
- Apa keunggulan dari produk anda yang tidak dimiliki oleh produk pesaing.
- Bagaimana caranya agar produk anda diketahui oleh konsumen
- Buatlah sesuatu yang menarik dan memiliki nilai lebih, agar konsumen anda tertarik untuk
membeli.
- Bagaimana caranya agar produk anda dekat dengan konsumen. (distribusi). Memilih lokasi
yang strategis/ramai? menggunakan tenaga salesman untuk mendistribusikan ke toko/outlet?
- Dalam menentukan distribusi, anda sebelumnya sudah mengetahui segmentasi pasar anda
pada umumnya bertempat tinggal dimana, seringnya pergi kemana atau main kemana, dll.
- Harga berapa yang sesuai untuk segmentasi anda. Berapa harga jualnya, harga retail, harga
grosir, ( jika melakukan pembelian banyak ), dll.
- Menggunakan kemasan seperti apa, sehingga konsumen tidak merasa repot membawanya.
Bahkan mungkin bisa memberikan nilai tambah, jika kemasan anda sangat menarik.

Dari Strategi pemasaran tersebut diatas maka secara otomatis akan meningkatkan penjualan produk anda. Namun, pada intinya temukan need ( kebutuhan ) dan want ( keinginan ) dari konsumen anda. Jika anda mengetahuinya secara pasti, maka bersiap - siaplah anda untuk mendapatkan penjualan yang sesuai target atau bahkan melebihi.

Tinggal langkah selanjutnya adalah menjaga agar konsumen anda tetap loyal dan bertahan untuk menggunakan produk anda.

Baca Selengkapnya ....

Website sebagai strategi Branding

Posted by Yanuar Gajaksahda Selasa, 03 Februari 2009 0 komentar
Ini menjadi cerminan bagi semua orang yang ingin mendapatkan keuntungan melalui website atau web blog. Saat ini strategi CSR bagi perusahaan2 besar makin di galakkan, bahkan ada perusahaan yang memiliki divisi khusus untuk program CSR. Strategi CSR ini adalah salah satu strategi membangun image produk atau perusahaan melalui kegiatan sosial. Kegiatan ini dilakukan untuk segmentasi yang sesuai dengan target pasar mereka, atau mereka ingin menciptakan pasar sendiri. Bisa dibilang bahwa program CSR ini adalah strategi branding bagi mereka, sehingga diharapkan masyarakat lebih mengenal produk - produk mereka.

Dalam dunia website, kadang kala website bisnis kita hanya menginformasikan produk, layanan, harga, contact person, dll. Tapi sama sekali tidak ada hal lainnya yang bisa di dapatkan oleh pengunjung. Sehingga hanya orang - orang yang membutuhkan saja yang akan melihat dan teringat mengenai produk atau perusahaan anda. Namun, jika anda juga memberikan nilai yang lebih untuk website anda dengan memberikan sesuatu hal yang berguna bagi pengunjung, maka pengunjung akan selalu mengingat produk atau mungkin website anda. Diharapkan, hal tersebut akan mendapatkan respon yang baik jika konsumen membutuhkan produk anda.

Jika program CSR suatu perusahaan di lakukan di masyarakat, maka website perusahaan dilakukan untuk para pengunjungnya ( secara online ). Untuk itu, diharapkan pengunjung yang sering mengunjungi website perusahaan, akan selalu mengingat dan mengetahui produk - produk perusahaan. Sehingga jika pengunjung membutuhkan produk kita, maka akan segera mengetahui dimana tempat kunjungannya.

Namun, perlu diketahui juga, apa yang sebenarnyadibutuhkan oleh mereka. Inilah hal yang tersulit untuk dijawab. Jika menurut google search engine, bahwapaling banyak pengunjung mencari hal - hal yang berkaitan dengan Komputer, Internet, atau Informasi Teknologi. Bagaimana dengan produk - produk lainnya?? jangan khawatir, karena setiap katagori produk memiliki peluang pasarnya sendiri2, walaupun tidak sebesar katagori sebelumnya. Untuk itu, sangat penting, hal - hal apa saja yang harus kita informasikan kepada pengunjung.

Apa yang bisa diberikan untuk pengunjung :

1. Anda bisa memberikan informasi mengenai produk anda, baik itu cara penggunaan yang benar atau pun cara penanganan suatu masalah thp produk.

2. Anda bisa memberikan informasi mengenai dunia yang berkaitan dengan produk anda, melalui referensi website lain.

3. Jika anda menjual produk makan atau minuman, sebaiknya anda juga menginformasikan resep - resep menu masakan. Jika anda menjual jasa, berikan sedikit trik dan tips mengenaikeahlian anda. Masih banyak yang bisa anda sajikan berkaitan dengan produk.

4. Jika anda mengetahui latar belakang konsumen anda, maka anda bisa memberikan informasi mengenai dunia mereka. Sehingga mereka bisa mendapatkan informasi tambahan. Contoh: jika konsumen anda adalah pelajar atau mahasiswa, berilah link beberapa website ttg dunia pelajar.

Dari beberapa informasi diatas, perlu juga dijelaskan bahwa jika anda masih awam terhadap penggunaan internet untuk berbisnis, maka jangan langsung mengharapkan hasil yang anda inginkan. Biasanya perlu waktu 3-6 bulan agar mendapatkan pemesanan. Itu pun jika anda rajin mengupdate dan terus memperbaiki website anda. selain itu, anda juga harus mencoba untuk menawarkan melalui berbagai layanan iklan gratis dengan melink ke website anda. Jika anda semakin banyak menampilkan website anda, maka semakin banyak orang yang meliihat website anda, dan juga akan semakin efektif informasi yang anda tampilkan.

Semoga berhasil dan membantu bisnis anda.


Baca Selengkapnya ....
TRANSMOJO Tour and Travel support Hotel Murah di Jogja - Original design by Bamz | Copyright of Gajaksahda.

Bisnis Bidang apa yang ingin diulas di blog Gajaksahda

Cari Blog Ini

Google+ Followers