Peluang dan Resiko Distributor Produk - Produk Rumah Tangga

Posted by Unknown Kamis, 14 Januari 2010 0 komentar
Artikel kali ini, kita menjelaskan kembali bagaimana kita memulai usaha distributor atau menjual produk - produk kebersihan rumah tangga, dan bagaimana resiko dalam bisnis ini.

Beberapa minggu yang lalu, saya mendapatkan salah satu pertanyaan ini dari salah seorang yang kebetulan sering melihat blog saya ini. Berikut ini pertanyaan dan jawabannya.


Baca Selengkapnya ....

Sikap pengusaha yang baru memulai usaha #1

Posted by Unknown Jumat, 23 Oktober 2009 0 komentar
Maaf sebelumnya jika baru kali ini saya membuat artikel baru. Karena memang beberapa bulan ini saya sangat disibukkan dengan pekerjaan yang tiada hentinya. Dan saya baru bisa memulai untuk sekedar memberikan sedikit pengalaman, dengan apa yang telah saya lakukan bersama rekan - rekan pengusaha baru.

Pekerjaan saya bertugas sebagai konsultan bisnis yang membuat perencanaan bisnis mereka, yang pada dasarnya mereka belum pernah memulai bisnis. Mereka hanya memiliki dana yang mungkin jumlah tidak bisa ditentukan ( bagi saya ). Sehingga saya bekerja mulai dari membantu konsep bisnis hingga survey, pengambilan data - data (pasar, modal, dll ), pendampingan, motivasi dan informasi seputar bisnis.


Yahh.. walaupun saya bukanlah pebisnis sukses ataupun saya bukanlah konsultan yang hebat, namun saya juga memiliki sedikit pengalaman dan pengetahuan seputar bisnis dan perencanaannya. Sehingga untuk membuat bisnis, saya sedikit mengerti dibandingkan mereka.

Nahh.. disinilah saya sedikit sharing pengalaman atas pekerjaan saya sebagai konsultan bisnis.


Baca Selengkapnya ....

Mengelola Bisnis Rumah Tangga menjadi Perusahaan Besar

Posted by Unknown Sabtu, 18 Juli 2009 0 komentar
Bisnis Rumah Tangga merupakan salah satu alternatif dalam pilihan anda berbisnis. Sebagian besar bisnis rumahan di Indonesia, semua aspek baik dalam manajemen dan pemasaran diabaikan begitu saja. Alasan klasik yang dikemukakan mereka adalah karena mereka tidak mau pusing dan susah dalam membuat segala sistem dan strategi perusahaan.

Meski dikatakan perusahaan skala kecil, namun bisnis ini bisa berkembang menjadi sebuah perusahaan yang profesional layaknya pabrik - pabrik industri besar. Namun sedikit dari mereka yang tahu dan mau untuk menjalankannya, sehingga banyak dari bisnis rumah tangga ini tidak bisa berkembang dan cenderung lambat laun turun dan bangkrut.


Baca Selengkapnya ....

BUDIDAYA CACING TANAH LUMBRICUS RUBELLUS

Posted by Unknown Kamis, 16 Juli 2009 10 komentar
Saat ini cacing tanah terutama jenis Lumbricus Rubellus sedang ramai diicarakan, bukan karena harga bibitnya yang semakin mahal, tetapi karena prospek dari budidaya cacing tadi sangat menjanjikan. Banyak sekali produk - produk yang dihasilkan dari beternak cacing tanah yang semua itu diharapkan akan dapat menambah penghasilan yang cukup lumayan.



Baca Selengkapnya ....

Mendirikan Usaha Pendidikan Anak

Posted by Unknown Rabu, 15 Juli 2009 0 komentar
Ini sebuah cerita dari seorang klien saya yang kebetulan telah saya tangani beberapa waktu lalu. Saat itu ia bingung untuk menentukan bisnis apa yang ingin dilakukannya, sebelumnya ia berkeinginan membuat salah satu usaha dibidang distribusi bahan kimia dan perlengkapannya.

Namun dirasa modal tidak mencukupi, akhirnya ia menghentikan penelitian dan pembuatan rencana bisnis distribusi bahan kimia dan perlengkapannya tersebut. Dan akhirnya, kami bertemu untuk saling diskusi dan konsultasi mengenai keinginan membuat usaha.



Baca Selengkapnya ....

2 Investor asal Korea kunjungi Kulonprogo

Posted by Unknown Kamis, 09 Juli 2009 0 komentar
Kulonprogo: Potensi daerah Kulonprogo dalam bidang perikanan dan kelautan, sangat diminati oleh investor dari Korea Selatan. Kedatangan dua pengusaha asal Korea masing - masing Jo Yeang Sub dan Capt Shin Hwang Ho disambut oleh Bupati Kulonprogo, Toyo Santoso Dipo, beserta perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Rumah Dinas Bupati.



Baca Selengkapnya ....

KEUNGGULAN KELAPA BOJONG KULONPROGO BELUM MAKSIMAL

Posted by Unknown 2 komentar
Meskipun kelapa bojong bulat telah dilepas sebagai varietas unggul nasional, saat ini petani kebun masih belum dapat memanfaatkannya secara maksimal. Pasalnya, pengolahan terhadap produk turunan kelapa belum bisa dikembangkan secara maksimal.



Kelapa bojong bulat yang tumbuh di Desa Bojong, Kec. Panjatan, Kab. Kulonprogo, yang diklaim sebagai kelapa terbaik di Indonesia, masih dijual per butir dengan harga yang sama dengan kelapa pasaran lainnya dengan kisaran harga Rp 1.000/bh.
 

Baca Selengkapnya ....

Menentukan Target Penjualan #1

Posted by Unknown Kamis, 04 Juni 2009 0 komentar
Bagi anda yang merasa kesulitan dalam menentukan target penjualan untuk usaha anda, mungkin disini anda bisa melihat bagaimana caranya dan darimana anda menentukan target penjualan tersebut.

Pada umumnya, target penjualan dapat diprediksi dan dianalisa dengan menggunakan data - data sebelumnya (pengalaman di lapangan). Dan biasanya penentuan target penjualan dipertimbangkan berdasarkan: Jumlah pengsa pasar yang ingin diperoleh atau target pasar dan mempertimbangkan biaya operasional perusahaan.

Disini saya ingin berbagi informasi, dengan memperhitungkan target penjualan berdasarkan target konsumen yang ingin dicapai atau jumlah pangsa pasar yang ada.


TARGET PENJUAL BERDASARKAN PANGSA PASAR
Setiap produk memiliki jumlah pangsa pasar yang berbeda - beda, dan jumlah pembeliannya juga berbeda - beda. Hal ini harus kita perhitungkan sebelum membuat target penjualan. Misal: Produk deterjen di Yogyakarta dengan segmentasi laundry menengah ke bawah jumlahnya berkisar 200 outlet, sedangkan kelas menengah keatas berjumlah 100 outlet laundry. Dengan jumlah tersebut, maka cukup menggunakan tenaga salesman 1 orang. Sehingga akan dihitung, berapa target penjualan yang harus ditetapkan untuk 1 orang salesman tersebut.

1. Penentuan Jadwal Kunjungan
Dalam penentuan kunjungan, setiap salesman harus melakukan kunjungan terhadap laundry sebanyak 2 x kali sebulan atau 2 minggu sekali. Sehingga dari total 200 outlet tersebut (segmentasi laundry menengah kebawah), maka salesman akan melakukan kunjungan setiap harinya sebanyak 15 laundry.

Penentuan jumlah kunjungan ini bisa juga berasal dari waktu kunjungan salesman pada setiap outlet. Mis: salesman melakukan kunjungan outlet membutuhkan waktu 15 menit (untuk melakukan penawaran), jarak antara outlet membutuhkan 5 menit. Sehingga, jika salesman bekerja 7 jam atau 420 menit(waktu istirahat =1 jam), maka maks. outlet yang dapat dikunjungi salesman adalah 420 menit : 20 menit = 21 outlet.

Setiap salesman harus memiliki jumlah pelanggan/outlet yang akan ditangani, namun pada umumnya antara 200 - 300 outlet (bergantung dari jumlah pangsa pasar atau target konsumen yang ditetapkan perusahaan) . Dan juga, harus dibuat berapa kali dalam sebulan salesman menangani outlet, atau berapa kali salesman mengunjungi outlet dalam sebulan ( apakah seminggu sekali, 2 minggu sekali atau sebulan sekali ).

Dengan demikian, maka setiap harinya salesman akan memperoleh target penjualan setiap harinya, atau minimal salesman akan memperoleh target penjualan dari outlet yang ditangani.

2. Penentuan nilai penjualan
Dari Jumlah 15 - 20 outlet tersebut, maka di targetkan outlet yang melakukan pembelian adalah 10 outlet ( setiap target pembelian dapat dianalisa atau diambil dari dokumentasi pengalaman sebelumnya ) Dengan nilai pembelian rata - rata Rp 30.000

Maka dari dari sejumlah 10 outlet tersebut, salesman mendapatkan nilai penjualan sebanyak 10xRp 30.000 = Rp 300.000/hari. Sehingga salesman dapat membukukan nilai penjualan selama 1 bulan sebanyak Rp 300.000 x 25 hari kerja atau sebanyak Rp 7.500.000,- /bln.

Dalam penentuan nilai penjualan, bisa juga diprediksi dengan penentuan nilai penjualan setiap outlet dari target outlet yang ditetapkan. Mis: Dari 200 outlet laundry di Jogja, maka ditargetkan 80 laundry/outlet merupakan pelanggan kita. Dengan rata - rata setiap outlet melakukan pembelian produk sebanyak Rp Rp 100.000, maka dapat ditargetkan nilai penjualan salesman tersebut sebanyak Rp 100.000 x 80 atau sebanyak Rp 8.000.000

Mungkin cukup sekian dulu penjelasan mengenai penentuan target penjualan berdasarkan target konsumen atau jumlah pangsa pasar. Sedangkan penentuan target penjualan berdasarkan biaya operasional ( HPP dan biaya salesman ) akan dibahas lain waktu.

Semoga bermanfaat bagi anda yang ingin menggunakan tenaga salesman, Salam Entreprenuer.

Baca Selengkapnya ....
TRANSMOJO Tour and Travel support Hotel Murah di Jogja - Original design by Bamz | Copyright of Gajaksahda.

Bisnis Bidang apa yang ingin diulas di blog Gajaksahda

Cari Blog Ini